Kolaborasi jQuery + AJAX + PHP + MySQL

Untuk materi ini, saya asumsikan anda sudah mampu menginstall aplikasi web server XAMPP pada komputer anda dan memahami sintaks dasar PHP, Javascript, dan penggunaan MySQL.

PENDAHULUAN

?AJAX (Asynchronous JavaScript and XML) dimanfaatkan untuk membuat web interaktif dan dinamis tanpa perlu membuat browser melakukan refresh ketika meminta data ke server. ?AJAX memungkinkan semua dapat dilakukan secara instan, tanpa perlu lagi menunggu halaman di-reload, sehingga aplikasi web mirip dengan aplikasi desktop dalam hal responsibilitas maupun interaktifitas. ?Saat ini, AJAX sudah menjadi teknologi yang wajib diterapkan dalam pengembangan web modern (web 2.0).

HUBUNGAN ANTARA HTML, AJAX, PHP, DAN MYSQL

Secara ringkas, keterhubungan antara semua topik bahasan di materi ini (HTML, AJAX, PHP, dan MySQL) digambarkan sebagai berikut:

Keterkaitan antara HTML, AJAX, PHP, dan MySQL
Keterkaitan antara HTML, AJAX, PHP, dan MySQL

 

?Pada saat dibuka, web browser masih kosong. ?Kemudian browser membuka sebuah halaman sehingga browser melakukan request ke server. ?Hasil request adalah script HTML, CSS, JS (termasuk Ajax Engine), dan script-script tersebut di-load ke web browser. ?Selanjutnya seperti pada gambar di atas, ketika user akan melakukan suatu perintah pada aplikasi, halaman HTML tetap diam, namun di belakang layar, AJAX Engine yang melakukan http request ke server.

ANTARA JQUERY DAN AJAX

?jQuery merupakan sebuah library Javascript sehingga mempermudah manipulasi komponen di dokumen HTML, menangani event, animasi, efek, dll. ?Selain itu, jQuery mempermudah developer web untuk memproses interaksi AJAX. ?Tanpa library seperti jQuery, menerapkan AJAX akan lebih sulit, panjang, dan rumit, terutama untuk pemula yang baru belajar Javascript.

MEMULAI PROJECT

?Sebagai latihan, akan dibuat sebuah aplikasi ajax berdasarkan project yang sebelumnya (aplikasi insert nama dan hobi). ?Project sebelumnya bisa dilihat di sini. Aplikasi ajax ini akan mencari nama pada tabel ‘daftar_hobi’ dan akan menampilkan hobinya. ?So, jalankan web server pada komputer anda. ?Dari project yang sebelumnya (folder latihan), buatlah folder untuk project yang baru dengan nama ‘ajax’. ?Buatlah sebuah file html, dengan nama ‘index.html’.

?Project ini memanfaatkan library jQueryMobile untuk mempercantik tampilan web dan library jQuery untuk mempermudah penggunaan AJAX. ?Poin yang paling penting adalah:

  1. ?Menyediakan element untuk menampilkan hasil pencarian, yaitu div dengan id=“result”
  2. ?Membuat form untuk pengiriman data, dengan id=“form-pencarian” action=“get_hobi.php” method=“post”
  3. Form tersebut terdiri dari input dengan type=“text” dan input dengan type=“submit”
Tampilan index.html
Tampilan index.html

BUAT SCRIPT UNTUK AJAX

?Setelah selesai membuat script HTML, selanjutnya buat script untuk penanganan AJAX. ?Script bisa ditulis di file terpisah atau ditulis di bagian head file index.html. ?Dalam project ini, script ditulis di bagian head file index.html karena code-nya sedikit.

Keterangan Singkat:?

$(document).ready() berfungsi untuk pengecek event, jadi apabila semua elemen pada dokumen HTML sudah di-load semua, maka script di dalam blok fungsi $(document).ready() akan dijalankan.?

?$(‘#form-pencarian’).submit() berfungsi sebagai listener event submit. Jadi, apabila form pencarian di-klik submit, maka script di dalam blok fungsi $(‘#form-pencarian’).submit() akan dijalankan.

?event.preventDefault() berfungsi untuk menghentikan pengiriman data pada form secara normal. Fungsi tersebut digunakan karena pada project ini akan menggunakan pengiriman data melalui AJAX sehingga pengiriman data secara normal harus dihentikan.

?$.ajax() merupakan proses pengiriman data dengan AJAX, dengan parameter:

  • ?type ==> method pengiriman, bisa “GET” atau “POST”
  • url ==> server tujuan pengiriman data
  • ?data ==> data form yang akan dikirimkan ke server, bisa didapatkan dengan menggunakan form.serialize(). Jika ingin menulis data form secara manual, carany adalah: ?“nama=“+$(‘#nama’).val()”
  • dataType ==> format data yang akan diterima dari server, bisa “XML” atau “JSON”
  • success ==> fungsi yang akan dijalankan ketika AJAX berhasil mengirimkan data ke server dan server memberikan respon balik. Respon balik dari server akan disimpan di variabel data.

BUAT FILE PHP UNTUK KONEKSI KE DATABASE

?File PHP untuk koneksi ke database sudah dibahas pada project sebelumnya. ?Untuk itu, buatlah file dengan nama database.php yang disalin dari project sebelumnya. ?File ini hanya khusus menangani koneksi ke database, sedangkan penggunaan database (query database) akan dilakukan di file PHP yang lain dengan meng-include-kan file database.php.

BUAT FILE PHP SEBAGAI SERVER TUJUAN AJAX

?Setelah file database.php selesai dibuat, sekarang buatlah file yang menjadi target pengiriman form (get_hobi.php). ?File tersebut akan meng-include-kan file database.php agar bisa terhubung ke database. File get_hobi.php mirip dengan file project sebelumnya yang meng-query data, namun  di file get_hobi.php akan dibuat untuk me-return data dalam bentuk JSON.

 

?Require “database.php” merupakan code untuk memanggil file database.php dan meng-include-kan semua variabel dan code-nya ke dalam get_hobi.php. ?Penggunaan prepare statement sama dengan project sebelumnya. Untuk mendapatkan hasil dari prepare statement, digunakan method bind_result($nama,$hobi), dimana jumlah variabel pada parameternya bind_result disesuaikan dengan jumlah kolom yang di-query dari database.

?Untuk mendapatkan hasil per baris-nya, gunakan fungsi fetch(), dimana fungsi ini akan menggeser pointer dari satu row hasil data query ke row selanjutnya dan menyimpan datanya ke variabel $nama dan $hobi . ?Fungsi tersebut akan menghasilkan true jika baris yang ditunjuk memiliki data dan menghasilkan false jika baris yang ditunjuk tidak ada. ?Fungsi json_encode adalah fungsi untuk mengubah array menjadi format JSON sehingga mudah dibaca oleh AJAX engine.

SCREENSHOT AKHIR DIREKTORI PROJECTdir

HASIL RUNNING PROJECT

result

PENUTUP

?AJAX mendukung asynchronous sehingga halaman web dapat di-update seperlunya. ?Proses update website menjadi lebih cepat karena tidak seluruh halaman di-download. ?

Untuk mendapatkan source code lengkap dari project tadi, bisa diunduh secara gratis di sini.

?Untuk membaca materi ini dalam bentuk PDF atau POWERPOINT, silahkan diunduh secara gratis di sini.

NEXT

Pada materi berikutnya, kita akan mempelajari Framework CodeIgniter.

REFERENSI

?http://jquery.com

?http://w3school.com

?http://php.net/manual

Comments

comments

5 Comments

    • Iya tetap bisa digunakan asalkan film html ajax dan js dijalankan melalui localhost, bukan melalui klik 2x file .htmlnya.

  1. terimakasih ilmunya fungsi dari ready() berfungsi untuk pengecek event, jadi apabila semua elemen pada dokumen HTML sudah di-load semua, maka script di dalam blok fungsi $(document).ready() akan dijalankan.? pd Kolaborasi jQuery + PHP + MySQL sy akan mempelajarinya dr artikel ini.
    Kunjungi blog sy ya:https://yuliyani.mahasiswa.atmaluhur.ac.id
    Kunjungi jg website kampus sy:http/:www.atmaluhur.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*