Konsep Dasar Pemrograman Berorientasi Objek

PENDAHULUAN: PEMROGRAMAN PROSEDURAL?

Pada kuliah pemrograman dengan menggunakan bahasa C, telah diajarkan pembuatan program secara prosedural. Pemrograman prosedural adalah pembuatan program dengan memberikan serangkaian instruksi yang berurutan secara top-down. Pada pemrograman procedural, program dibedakan antara bagian data dengan bagian instruksi.

PRINSIP PEMROGRAMAN PROSEDURAL

?Penekanan utama pada sesuatu yang harus dikerjakan secara berurutan.? Jika program cukup besar, maka dibagi-bagi menjadi sub-sub program (fungsi atau prosedur) yang lebih kecil. ?Sebagian besar fungsi atau prosedur mengakses variabel global.

Contoh: Alat Counter

Alat counter

Pada contoh kasus alat counter di atas, dikerjakan dengan pendekatan top-down, yaitu:

  1. identifikasi program counter tersebut memiliki fungsi-fungsi apa saja. Fungsi yang dimiliki adalah:
    1. next (untuk menjalankan nilai counter)
    2. reset (untuk mengembalikan nilai counter menjadi nol)
    3. display (untuk menampilkan nilai counter di layar)
  2. identifikasi program counter tersebut memiliki data apa saja. Data yang dimiliki adalah:
    1. value (untuk menampung nilai counter saat ini)
    2. menu (untuk menampung tombol mana yang dipilih oleh user)
  3. deklarasi data dan fungsi-fungsi tersebut sebagai variabel dan prosedur (baris 3 sampai baris 7)
  4. buat kerangka program seperti code di atas (baris 8 sampai baris 18) yang berfungsi sebagai alur berjalannya program
  5. buat detail dari tiap-tiap prosedur (baris 19 sampai baris akhir)

Pada kasus lain yang lebih kompleks, dari tiap-tiap fungsi umum yang diidentifikasi (seperti point nomor 1), dimungkinkan untuk membuat sub-sub fungsi yang mendukung fungsi umum tersebut. Pembuatan program dari fungsi general ke fungsi-fungsi spesifik tersebut dinamakan pendekatan top-down.

PARADIGMA PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK

?Pemrograman Berorientasi Objek (PBO) BUKAN merupakan bahasa pemrograman, tetapi merupakan sebuah paradigma (cara berpikir) baru dalam pembuatan sebuah program. ?PBO menitikberatkan pada identifikasi objek-objek yang terlibat dalam sebuah program dan bagaimana objek-objek tersebut berinteraksi.

?Pada PBO, program yang dibangun akan dibagi-bagi menjadi objek-objek. ?Perlu diidentifikasi tentang:

  • ?Objek yang apa yang akan digunakan,
  • ?Data apa saja yang dibutuhkan oleh objek tersebut,
  • ?Bagaimana perilaku dari objek tersebut,
  • ?Bagaimana komunikasi objek satu dengan objek yang lainnya sehingga bisa memecahkan masalah yang diinginkan

Contoh: Sistem Perpustakaan

Class Diagram
Class Diagram

Keterangan:

  • Anggota dan Buku adalah objek yang ada pada sistem (asumsi sistem informasi perpustakaan sederhana)
  • Objek Anggota memiliki data nomor_anggota, nama, alamat, telp, dan daftar peminjaman
  • Objek Buku memiliki data nomor_buku, judul, penerbit, dan kategori
  • Objek Anggota memiliki method (perilaku): meminjam dan mengembalikan, sedangkan objek Buku tidak memiliki method (objek pasif)

 

DEFINISI PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK

?[Meyer98]: Sebuah sistem yang dibangun berdasarkan metoda berorientasi objek adalah sebuah sistem yang komponennya di-enkapsulasi menjadi kelompok data dan fungsi, yang dapat mewarisi atribut dan sifat dari komponen lainnya, dan komponen-komponen tersebut saling berinteraksi satu sama lain.

?Pemrograman berorientasi objek adalah metode pemrograman berdasarkan hirarki kelas, dimana kelas-kelas tersebut didefinisikan dengan baik dan bisa saling bekerja sama untuk memecahkan masalah.

CLASS (KELAS)

?Merupakan definisi statik (kerangka dasar) dari objek yang akan diciptakan, berupa struktur yang mendefinisikan data (property) dan method dari objek. ?Bisa disebut cetak biru dari objek atau bisa disebut gambaran umum dari benda.?

?Contoh penamaan kelas: Mobil, Laptop, Anggota, Buku, dll

PROPERTY

?Merupakan data atau state yang dimiliki oleh class. ?Contoh pada class Mobil, memiliki property:

  • ?Warna
  • ?Model
  • ?Produsen

?Contoh lain, class Anggota, memiliki property: nomor anggota, nama, alamat, telp, daftar buku yang dipinjam.

METHOD

?Merupakan behavior (perilaku) sebuah class. ?Bisa dikatakan sebagai aksi atau tindakan yang bisa dilakukan oleh suatu class. ?Contoh pada class Mobil, memiliki method:

  • ?Start, method untuk menjalankan mobil
  • ?Stop, method untuk menghentikan laju mobil
  • ?Change Gear, method untuk ganti gigi persneling
  • ?Turn, method untuk belok kanan atau kiri

Contoh Pembuatan Class, Property, dan Method pada Bahasa Pemrograman Java

OBJECT

?Merupakan abstraksi dari sesuatu yang mewakili sesuatu pada dunia nyata. ?Pada bahasa pemrograman, object adalah komponen yang diciptakan dari class (instance of class). Object merupakan entitas pada saat RUN TIME. Object memiliki siklus creation, manipulation, dan destruction. Satu class bisa menghasil banyak object.

Contoh Object pada Bahasa Java:

Dua baris (baris 3-4) di atas merupakan contoh pembuatan object myCar dan yourCar dari kelas Car.

 

KARAKTERISTIK UTAMA PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK

  • ?Abstraksi

?Menunjukkan  karakteristik atau sesuatu yang khas dari sebuah objek yang bisa membedakannya  dengan objek yang lain. ?Dengan demikian akan terlihat batasan konseptual dari sebuah objek dari sudut pandang tertentu.

Contoh:

  1. ?Pada sistem informasi perpustakaan, apakah membuat class Mahasiswa dan class Dosen atau membuat class Member saja?
  2. Kasus toko sepeda, apakah membuat Class Sepeda atau Class Sepeda Balap dan Class Sepeda Gunung?

?Dalam pengembangan aplikasi, abstraksi difokuskan pada:

  1. ?Hal atau sesuatu yang mana saja yang akan menjadi object?
  2. ?Apa ciri-ciri pembeda (property) yang dimiliki object tersebut?
  3. ?Bagaimana kelakuan (method) dari object tersebut?

 

  • ?Enkapsulasi

?Merupakan proses untuk menutupi semua detail dari sebuah object yang tidak menyokong karakteristik khas dari object. ?Artinya, data property dan method-method dari object hasil abstraksi dibungkus oleh struktur class agar terlindungi.

?Rincian implementasi internal suatu object dibuat tersembunyi sehingga tidak bisa diketahui dan diakses oleh object lain. ?Object lain hanya bisa berkomunikasi dengan object tersebut melalui antarmuka (interface) yang disediakan oleh object tersebut.

?Misal pada class Car, data variabel current_gear dibuat private sehingga object lain tidak bisa mengakses variabel tersebut. ?Object lain hanya bisa menjalankan method changeGear(int gear) tanpa mengetahui posisi gear saat sebelum diganti.

Contoh:

 

  • ?Inheritance (pewarisan)

?Sebuah class bisa mewariskan atribut property-nya dan method-nya ke class yang lain. ?Class yang mewarisi disebut superclass (kelas induk). ?Class yang diberi warisan disebut subclass (kelas turunan). ?

Pewarisan memungkinkan kita untuk menciptakan kelas baru (kelas turunan) yang merupakan perluasan atau spesialisasi dari kelas lain yang telah ada (kelas induk).

?Kelas turunan akan memiliki property dan method yang sama dengan kelas induk, dimana pada kelas turunan memungkinkan untuk menambahkan property atau method-method baru. ?Kelas turunan bisa melakukan definisi ulang terhadap method-method yang sudah ada di kelas induknya (overriding).

?Contoh: anda bisa membuat class ModernCar yang merupakan turunan dari class Car. ?Artinya, class ModernCar memiliki property dan method yang sama dengan induknya tanpa perlu dideklarasikan ulang. ?Agar menjadi unik, class ModernCar menambahkan method retreat() pada definisi class-nya.

 

  • ?Polymorphism

?Merupakan kemampuan suatu object untuk melakukan hal yang berbeda-beda dengan menggunakan interface yang sama. ?Hal ini tercermin dengan menggunakan teknik overriding dan overloading. ?Overriding adalah penulisan ulang method warisan dari kelas induk. ?Overloading adalah penulisan method yang sama dengan parameter input yang berbeda.

Contoh overriding:

Contoh overloading:

 

PENUTUP

?Pemrograman Berorientasi Objek merupakan paradigma pemrograman yang sangat berbeda dengan Pemrograman Prosedural. ?Disamping fokus pada pemecahan masalah, Pemrograman Berorientasi Objek menitikberatkan pada identifikasi objek-objek yang terlibat dan bagaimana interaksi antar objek tersebut.

NEXT

?Pengenalan bahasa pemrograman Java

DOWNLOAD PDF

Jika anda ingin membaca materi ini dalam format PDF, silahkan download secara gratis di link ini.

REFERENSI

?Tjokorda Agung Budi Wirayuda. (2007) Slide Kuliah: CS3123 Pemrograman Berorientasi Objek. Institut Teknologi Telkom, Bandung

?Sierra, K., & Bates, B. (2005) “A Brain-Friendly Guide: Head First Java 2nd Edition”. O’Reilly

Comments

comments

4 Comments

Leave a Reply to aryadharmaadi Cancel reply

Your email address will not be published.


*